The Art of War

Ketahuilah diri mu, ketahuilah musuh mu, berperanglah 1000 kali, dan kau akan menang.
Aku ingin mengetahui semua kelemahan mu bukan berarti aku ingin mentertawakan atau merendahkan mu, tetapi aku ingin lebih jujur dalam mencintai mu.

Kamis, 25 November 2010

Malam ini saja (special for someone)

Aku tak sanggup jika terus begini
Bila ada pilihan lain yang bisa aku ambil
Mungkin tak akan jadi seperti ini

Untuk malam ini saja
Biarkan aku bisa bersama mu
Memandang lekat indah mu
Dan memegang erat tangan mu

Tak ingin ada hal lain
Yang sebanding yang pernah ada
Tak mungkin aku berharap
Bila hatiku tak yakin
Untuk malam ini saja

Ijinkan aku didekat mu
Memeluk dan memuja mu
Hingga tak ku lepas dan tak berhenti
Sampai ajal menjemputku

Bukan itu yang jadi akhir
Tapi ini baru dimulai
Aku ingin kau tau
Kau dunia dan akhiratku

Sabtu, 28 Agustus 2010

Untitled II (27 August 2010)

Sulit bagi ku berkata
Semua ini hanya akan membuat mu luka
Walau sebenarnya aku tak ingin

Ingin ku jelaskan semua
Tapi ku yakin kau tak percaya
Aku tau

Ku tak mengerti kenapa harus begini
Suara hati ini seperti itu
Sungguh aku mencintai mu
Walau ingin rasa berbuat sesuatu
Tanpa harus menunggu
Tapi aku tau kau tak perduli akan semua itu
Haaa..

Untitled (27 August 2010)

Jika memang hanya luka yang ku beri
Maka tak pantas aku miliki diri mu di hati

Jika memang pedih yang ada
Tak mungkin aku paksa, hatimu tuk mencinta

Walau berat ku rasa
Tapi aku harus pergi
Karena hatimu tak milik ku lagi
Dan biarkan hatiku tetap terjaga

Kamis, 26 Agustus 2010

TULUS TUK MU

Deru ombak menghantam
Tak sedikitpun gentarkan semangat ku
Semangat teman-teman ku
Semangat jiwa-jiwa muda penerus bangsa

Kan kami arungi lautan cinta mu ibu bapak
Tapi kami mohon ijinkan kami memahami makna kasih mu
Ombak cinta mu itu terlalu menggebu
Hampir tak kami rasakan apa pinta mu

Tolong..tolong beri kami bimbingan mu
Dan ajarkan kami tuk paham akan kasih tulus mu

Tapi apa yang bisa kami berikan?

Hari kian menyengat
Saat waktu kita tak lagi banyak tertinggal
Hanya kasih dan cinta ini yang utuh
Tuk ku beri dank u harap kau simpan

Bait-bait cinta ku tak akan pudar
Walau mentari tak lagi berpedar

Tak bisa ku beri atas semua cinta mu
Yang tulus kau haurkan untuk ku

Kini saat dimana ku berdiri disini
Walau tak bisa member kebanggaan
Tapi ku tulus atas ingin ku

Tak ada yang bisa ku berikan ibu bapak..

(persembahan kepada ibu-bapak Pembina sail banda LRNPB 2010, Jkt 09 August 2010)

Malam itu

Malam itu …
Mengalahkan 21 tahun malam ku

Tiada tara
Tak sebanding malam lain
Yang pernah kau tahu betapa indahnya
Jika kau tahu perasaan ku saat itu

Duduk berdua
Dinaungi sang bulan
Bercerita hal rumit yang tak penting
Mungkin bagi mu
Tidak bagi ku!

Bukan itu
Iya bukan itu yang aku ingat
Bukan itu juga yang membawa ku begitu bahagia

Bertemu dengan mu
Melihat wajah indah mu
Melihat senyum kecil mu
Semua itu yang sangat membahagiakan

Sungguh jika ada waktu
Jika ada hal yang bisa ku lakukan
Agar mendapatkan semua itu dari mu
Akan aku lakukan!
Bahkan jika Allah memanggil ku
Aku bahgia, aku suka, aku riang gembira
Melihat mu..

Minggu, 13 Juni 2010

HIDUP, PERJUANGAN KU

Suara basah pagi mendesah
Sinar surya merayap di sela-sela beton kaku
Dingin dan hangat melebur bersatu
Menciptakan nuansa syahdu
Didalam dada

Goyah kaki gontai
Sedikit enggan tuk beranjak
Dari kehidupan yang lalu

Tapi ini semangat Ku
Pagi ini milik Ku
Tak akan Ku biarkan orang kan mengambilnya dari Ku
Biar lawan kan menghadang
Dengan lengkapnya senjata
Akan Ku hadapi semua
Dengan semangat membara
Karena ini semua memang hidup Ku
Kemenangan Ku

DIRI MU MENUNTUNKU

Acuh mu tak pernah berubah
Saat dunia terus berlalu
Indah Mu tak pernah terganti
Walau terus di kejar sang waktu

Senyum kecil Mu
Tawa Irit Mu
Menggoncang tubuh Ku

Keangkuhan itu menghayutkan
Keengganan itu pula menunjukkan
Akan semua diri Mu
Hingga kebencian meratapi Ku
Membutakan setiap rasa itu

Kebencian, cinta
Sedikit sekali perbedaan di antara keduanya
Jika Kau tau semua itu
Walau Ku tak tau mana pilihan bagi Ku

Hati Mu menghilangkan hidup
Melenakan dalam kerinduan
Berkhayal terus akan sosok yang terus tertutup
Yang mencoba menjauh akan kejujuran

Diri Mu menuntun Ku
Untuk terus membenci Mu
Dalam kasih dan sepotong jagat kerinduan